Rangkap Jabatan Menteri dan Wakil Menteri dalam Kabinet Merah Putih (2024–2029) terhadap Kinerja Pemerintahan dan Prinsip Good Governance

Authors

  • Andreas Lukita Maha Universitas Padjadjaran Author

DOI:

https://doi.org/10.71282/jurmie.v3i5.2046

Keywords:

dual office holding, deputy ministers, conflict of interest, constitutional law, good governance.

Abstract

This article examines the practice of dual office holding by ministers and deputy ministers in Indonesia's Red and White Cabinet for the 2024-2029 period and its implications for government performance and good governance. This study employs a normative legal research design using statutory and conceptual approaches. The data were obtained through the analysis of primary legal materials, including Article 23 of Law No. 39 of 2008 on State Ministries as amended by Law No. 61 of 2024, Constitutional Court Decision No. 128/PUU-XXIII/2025, and various secondary legal materials such as journal articles, books, and institutional reports related to constitutional law and governance. The findings show that despite the explicit legal prohibition, several deputy ministers continue to hold concurrent positions as commissioners or supervisors in state-owned enterprises. This practice creates conflicts of interest, weakens the independence and professionalism of public officials, and reduces cabinet effectiveness due to divided governmental and corporate responsibilities. Furthermore, dual office holding contradicts the principles of professionalism, accountability, transparency, legal certainty, and impartiality within good governance. The novelty of this research lies in its integrated analysis of constitutional prohibition, judicial interpretation, and the practical consequences of dual office holding in the post-2024 cabinet structure. This study contributes to constitutional law and governance studies and may serve as a reference for future research concerning public office ethics, institutional integrity, and government accountability.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Website / Berita Online

Anggraeni, R. (2025). Dua wakil menteri jadi komisaris Telkomsel, ini daftar lengkap nama direksi 2025. Harian Jogja. https://ekbis.harianjogja.com/r-1215247/dua-wakil-menteri-jadi-komisaris-telkomsel-ini-daftar-lengkap-nama-direksi-2025

BBC News Indonesia. (2024). Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran: Daftar lengkap menteri dan wakil menteri. https://www.bbc.com/indonesia/articles/c335kyjryvxo

Catriana, E. (2025). Citilink dikabarkan rombak jajaran direksi, Wamen PPPA Veronica Tan jadi komisaris. Kompas.com. https://money.kompas.com/read/2025/06/20/114414126/citilink-dikabarkan-rombak-jajaran-direksi-wamen-pppa-veronica-tan-jadi

detikSumut. (2025). Wamenbud Giring ditunjuk jadi komisaris anak usaha Garuda. https://www.detik.com/sumut/berita/d-7950692/wamenbud-giring-ditunjuk-jadi-komisaris-anak-usaha-garuda

Khaeron, R. A. (2025). Daftar 33 wamen rangkap jabatan di kabinet merah putih. Metro TV News. https://www.metrotvnews.com/read/KZmCVD4V-daftar-33-wamen-rangkap-jabatan-di-kabinet-merah-putih

Komisi Pemberantasan Korupsi. (2025). KPK gelar FGD kajian rangkap jabatan, rumuskan rekomendasi mitigasi benturan kepentingan. https://www.kpk.go.id/id/ruang-informasi/berita/kpk-gelar-fgd-kajian-rangkap-jabatan-rumuskan-rekomendasi-mitigasi-benturan-kepentingan

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. (2025a). Kembali, aturan rangkap jabatan wamen diuji. https://www.mkri.id/berita/kembali-aturan-rangkap-jabatan-wamen-diuji-23709

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. (2025b). MK tegaskan wamen dilarang rangkap jabatan, pemohon tarik uji UU kementerian negara. https://www.mkri.id/berita/mk-tegaskan-wamen-dilarang-rangkap-jabatan,-pemohon-tarik-uji-uu-kementerian-negara-23709

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. (2025c). Wakil menteri dilarang rangkap jabatan. https://www.mkri.id/berita/wakil-menteri-dilarang-rangkap-jabatan--23695

Ramalan, S. (2025). Profil Immanuel Ebenezer Wamenaker yang ditunjuk jadi komisaris pupuk. Kompas.com. https://money.kompas.com/read/2025/06/18/144631626/profil-immanuel-ebenezer-wamenaker-yang-ditunjuk-jadi-komisaris-pupuk?page=all

Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. (2024). Presiden Prabowo Subianto umumkan susunan kabinet merah putih di Istana Merdeka, Jakarta. https://setkab.go.id/presiden-prabowo-subianto-umumkan-susunan-kabinet-merah-putih-di-istana-merdeka-jakarta/

Uly, Y. A. (2025). Fahri Hamzah diangkat jadi komisaris BTN. Kompas.com. https://money.kompas.com/read/2025/03/26/214100426/fahri-hamzah-diangkat-jadi-komisaris-btn-

Widayati, A. (2026). Lebih dari separuh wamen rangkap jabatan di BUMN: 34 dari 56 wamen PCO menjabat komisaris BUMN. Transparency International Indonesia. https://ti.or.id/lebih-dari-separuh-wamen-rangkap-jabatan-di-bumn-34-dari-56-wamen-pco-menjabat-komisaris-bumn/

Pradana, B. (2026). Potensi korupsi dan konflik kepentingan rangkap jabatan menteri dan wakil menteri. Transparency International Indonesia. https://ti.or.id/potensi-korupsi-dan-konflik-kepentingan-rangkap-jabatan-menteri-dan-wakil-menteri/

Buku / Laporan

Basel Institute on Governance. (2023). Pedoman tentang konflik kepentingan (conflict of interest/COI). Associated Institute of the University of Basel.

OECD. (2024). OECD guidelines on corporate governance of state-owned enterprises 2024. OECD Publishing.

Ombudsman Republik Indonesia. (2020). Laporan triwulan III tahun 2020.

Jurnal

Mahmud. (2026). Implikasi putusan MK Nomor 128/PUU-XXIII/2025 terhadap tata kelola BUMN: Analisis larangan rangkap jabatan wakil menteri. Jurnal Hukum Berkeadaban, 2(1), 113.

Sarifurohman., Wartono, B. H. S., & Sukarso, M. (2026). Problematika penerapan asas-asas umum pemerintahan yang baik dalam keputusan administratif. Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (JURMIE), 3(1), 27.

Peraturan Perundang-Undangan dan Putusan

Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara.

Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan.

Republik Indonesia. (2025). Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 128/PUU-XXIII/2025.

Downloads

Published

30-05-2026

How to Cite

Rangkap Jabatan Menteri dan Wakil Menteri dalam Kabinet Merah Putih (2024–2029) terhadap Kinerja Pemerintahan dan Prinsip Good Governance. (2026). Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 3(5), 1305-1322. https://doi.org/10.71282/jurmie.v3i5.2046

Similar Articles

41-50 of 303

You may also start an advanced similarity search for this article.