PERAN BAHASA INDONESIA DALAM MEMPERKUAT KESADARAN BELA NEGARA PADA GENERASI MUDA: TINJAUAN KONSEPTUAL DAN TEORETIS

Authors

  • Anggun Rima Wati Jurusan Pendidikan IPA, FKIP, Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Zahwa Wiya Putri Jurusan Pendidikan IPA, FKIP, Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Vivi Nurheza Fitri Jurusan Pendidikan IPA, FKIP, Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Rospita Deli Jurusan Pendidikan IPA, FKIP, Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Nurulita Dwinda Jurusan Pendidikan IPA, FKIP, Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Nurul Wulandari Jurusan Pendidikan IPA, FKIP, Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Keysia Aulia Jurusan Pendidikan IPA, FKIP, Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Is'Aina Jurusan Pendidikan IPA, FKIP, Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • El Diffa Fitria Jurusan Pendidikan IPA, FKIP, Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Bunga Gema Rahmadani Putri Jurusan Pendidikan IPA, FKIP, Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Annisa Humairhah Jurusan Pendidikan IPA, FKIP, Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Perawati Jurusan Pendidikan IPA, FKIP, Universitas Muhammadiyah Riau Author

DOI:

https://doi.org/10.71282/jurmie.v3i7.2406

Keywords:

bahasa Indonesia, bela negara, nasionalisme, identitas nasional, generasi muda

Abstract

Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa persatuan memiliki kedudukan strategis dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Di samping fungsinya sebagai alat komunikasi, bahasa Indonesia juga berperan sebagai sarana pembentuk identitas nasional dan penguat semangat kebangsaan, termasuk dalam konteks bela negara. Bela negara merupakan sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Jurnal ini disusun dengan tujuan untuk mengkaji secara konseptual hubungan antara bahasa Indonesia dan bela negara, khususnya bagaimana penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dapat menjadi salah satu wujud nyata dari sikap bela negara, terutama di kalangan generasi muda dan mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penulisan jurnal ini adalah metode deskriptif kualitatif melalui studi kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai literatur, peraturan perundang-undangan, serta konsep dasar mengenai bahasa Indonesia dan bela negara. Hasil kajian menunjukkan bahwa bahasa Indonesia memiliki fungsi sebagai pemersatu bangsa, identitas nasional, serta media penanaman nilai-nilai cinta tanah air yang merupakan bagian dari nilai dasar bela negara. Penguatan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari, dunia pendidikan, dan ruang publik dapat menjadi langkah strategis dalam menumbuhkan rasa nasionalisme dan kesadaran bela negara pada generasi muda di tengah arus globalisasi yang semakin deras.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2016). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Chaer, A. (2010). Kajian Bahasa: Struktur Internal, Pemakaian, dan Pemelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. (2014). Buku Saku Bela Negara. Jakarta: Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

Republik Indonesia. (1945). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Republik Indonesia. (2002). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara.

Sugono, D. (2009). Mahir Berbahasa Indonesia dengan Benar. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Sumarsono. (2017). Sosiolinguistik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Suryadi, A. (2019). Pendidikan Bela Negara di Era Milenial. Jurnal Ketahanan Nasional, 25(1), 1-15.

Tim Penyusun Kamus. (2016). Kamus Besar Bahasa Indonesia (Edisi V). Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Downloads

Published

07-07-2026

How to Cite

PERAN BAHASA INDONESIA DALAM MEMPERKUAT KESADARAN BELA NEGARA PADA GENERASI MUDA: TINJAUAN KONSEPTUAL DAN TEORETIS. (2026). Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 3(7), 532-541. https://doi.org/10.71282/jurmie.v3i7.2406

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1-10 of 789

You may also start an advanced similarity search for this article.