FRAMING KOMUNIKASI PEMERINTAH TERHADAP RENCANA PENGGUNAAN RP11 TRILIUN APBN UNTUK PEMBUKAAN REKENING MASSAL DALAM PERSPEKTIF SILA KELIMA PANCASILA

Authors

  • Muhammad Rafiq Khadafi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Author
  • Robito Lintang Adzani Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Author
  • Robiyansah Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Author
  • Ikhsan Ahmad Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Author

DOI:

https://doi.org/10.71282/jurmie.v3i10.2660

Keywords:

komunikasi pemerintah, framing, Robert N. Entman, APBN, rekening massal, Sila Kelima Pancasila.

Abstract

Rencana pemerintah untuk melakukan pembukaan rekening bank secara massal bagi masyarakat menjadi salah satu isu kebijakan ekonomi yang mendapat perhatian publik pada September 2026. Isu tersebut semakin berkembang setelah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pemerintah memperkirakan kebutuhan dana sekitar Rp11 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) apabila pembukaan rekening ditujukan kepada sekitar 200 juta penduduk dengan saldo awal Rp50.000 per rekening. Pernyataan tersebut kemudian memperoleh penjelasan lanjutan dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menegaskan bahwa angka Rp11 triliun belum merupakan anggaran yang ditetapkan karena kebutuhan anggaran masih dalam proses penghitungan. Perkembangan berikutnya menunjukkan perubahan sasaran dan estimasi, ketika Airlangga menyampaikan bahwa sekitar 74 juta penduduk berusia 17 tahun ke atas belum memiliki rekening dan kebutuhan dana diperkirakan sekitar Rp3,8 triliun. Fenomena perubahan informasi tersebut menunjukkan pentingnya komunikasi pemerintah dalam membentuk pemahaman publik terhadap suatu kebijakan, khususnya kebijakan yang berkaitan dengan penggunaan anggaran negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana komunikasi pemerintah mengenai rencana pembukaan rekening massal dibingkai menggunakan model framing Robert N. Entman serta bagaimana framing tersebut dipahami dalam perspektif Sila Kelima Pancasila. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis framing Robert N. Entman yang terdiri atas empat perangkat, yaitu define problems, diagnose causes, make moral judgment, dan treatment recommendation. Data penelitian berupa pernyataan dan komunikasi pejabat pemerintah yang berkaitan dengan rencana pembukaan rekening massal serta pemberitaan yang memuat pernyataan tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa komunikasi pemerintah membingkai kebijakan terutama sebagai upaya memperluas inklusi keuangan, mempermudah penyaluran bantuan pemerintah, serta memberikan akses rekening kepada masyarakat yang belum memilikinya. Pada saat yang sama, perubahan estimasi anggaran dari sekitar Rp11 triliun menjadi sekitar Rp3,8 triliun menunjukkan bahwa komunikasi kebijakan berlangsung secara dinamis dan masih berada dalam tahap penyusunan. Dalam perspektif Sila Kelima, framing tersebut memiliki keterkaitan dengan prinsip pemerataan akses dan distribusi manfaat kebijakan, tetapi juga menuntut komunikasi yang transparan agar masyarakat memperoleh pemahaman yang tepat mengenai sasaran, mekanisme, dan penggunaan APBN.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Antara News. (2026, September 9). Airlangga: Pemerintah siapkan Rp11 triliun untuk rekening massal. https://www.antaranews.com/berita/5733532/airlangga-pemerintah-siapkan-rp11-triliun-untuk-rekening-massal

Bank Indonesia. (2024). Laporan inklusi dan literasi keuangan nasional: Perluasan akses layanan keuangan masyarakat. Bank Indonesia. https://www.bi.go.id/

Candra, R. (2023). Peran Pancasila dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kebijakan fiskal dan distribusi sumber daya. Jurnal Government Policy (JGP), 8(2), 45–58.

CNBC Indonesia. (2026, September 10). Purbaya: Anggaran rekening massal belum dihitung, tak sampai Rp11 T. https://www.cnbcindonesia.com/news/20260910142613-4-766951/purbaya-anggaran-rekening-massal-belum-dihitung-tak-sampai-rp11-t

CNN Indonesia. (2026, September 10). Purbaya: Anggaran buka rekening 200 juta warga belum final. https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260910153431-532-1402449/purbaya-anggaran-buka-rekening-200-juta-warga-belum-final

Entman, R. M. (1993). Framing: Toward clarification of a fractured paradigm. Journal of Communication, 43(4), 51–58. https://doi.org/10.1111/j.1460-2466.1993.tb01304.x

Eriyanto. (2002). Analisis framing: Konstruksi, ideologi, dan politik media. LKIS Pelangi Aksara.

Infobanknews. (2026, September 9). Pemerintah siapkan Rp11 triliun untuk rekening massal, ini skemanya. https://infobanknews.com/pemerintah-siapkan-rp11-triliun-untuk-rekening-massal-ini-skemanya

Kaelan. (2020). Pendidikan Pancasila: Yuridis, kenegaraan, dan filsafat. Paradigma.

Liputan6.com. (2026, September 9). Pemerintah siapkan Rp 11 triliun untuk buka rekening massal. https://www.liputan6.com/bisnis/read/8288411/pemerintah-siapkan-rp-11-triliun-untuk-buka-rekening-massal

Mardiasmo. (2021). Perpajakan dan kebijakan fiskal di Indonesia. Andi Publisher.

Olivia, F. J., Herry, H., Suratriadi, P., & Enrieco, E. (2023). Analisis framing model Robert N. Entman tentang penerapan kembali tilang manual Jakarta di Kompas.com dan Tempo.com. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(9), 492–498.

Pratama, R. A., & Wibowo, S. (2022). Strategi komunikasi pemerintah dalam mensosialisasikan kebijakan publik di era digital. Jurnal Administrasi Publik dan Kebijakan, 10(2), 115–128.

Utami, D. P., & Setiawan, B. (2023). Transparansi dan akuntabilitas komunikasi kebijakan anggaran pemerintah pusat. Jurnal Kebijakan Publik dan Pemerintahan, 14(1), 45–60.

Zahra, A. U., & Odrada, Y. M. (2025). Framing media terhadap netralitas ASN dalam Pilkada: Analisis model Robert N. Entman. Jurnal Politik Transformatif, 1(1), 71–82.

Yulianita, N. D., Vinianto, A., & Al-Faqih, M. Z. (2026). KONSTRUKSI MEDIA ATAS KONDISI FISKAL APBN KUARTAL I 2025: ANALISIS FRAMING GAMSON DAN MODIGLIANI PADA SEGMEN BISNIS YOUTUBE KOMPAS TV. RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi (e-ISSN: 2807-6818), 6(03), 1-8.

Nuraini, I., Alzubair, E. A. S., Felisha, D. S., Maulana, A., & Amir, D. R. (2025, June). OPTIMALISASI NILAI KEADILAN SOSIAL DALAM SILA KELIMA PANCASILA SEBAGAI UPAYA MENGURANGI KESENJANGAN AKSES DAN KUALITAS PENDIDIKAN DI INDONESIA. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FPMIPA (Vol. 3, No. 1, pp. 743-749).

Downloads

Published

24-10-2026

How to Cite

FRAMING KOMUNIKASI PEMERINTAH TERHADAP RENCANA PENGGUNAAN RP11 TRILIUN APBN UNTUK PEMBUKAAN REKENING MASSAL DALAM PERSPEKTIF SILA KELIMA PANCASILA. (2026). Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 3(10), 441-460. https://doi.org/10.71282/jurmie.v3i10.2660

Similar Articles

61-70 of 173

You may also start an advanced similarity search for this article.