MENILAI YANG TAK TAMPAK: EVALUASI AUTENTIK BERBASIS OBSERVASI DALAM PEMBELAJARAN PAI ANAK USIA DINI
DOI:
https://doi.org/10.71282/at-taklim.v3i6.2331Keywords:
evaluasi autentik, observasi, pembelajaran PAI, anak usia dini, perkembangan religius.Abstract
Penilaian pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada anak usia dini tidak cukup dilakukan hanya melalui tes tertulis atau penilaian hasil akhir, karena perkembangan religius anak lebih tampak melalui sikap, kebiasaan, dan perilaku sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan evaluasi pembelajaran PAI pada anak usia dini serta mengembangkan model evaluasi autentik berbasis observasi yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru, kepala sekolah, dan peserta didik pada lembaga pendidikan anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi autentik berbasis observasi mampu membantu guru menilai perkembangan nilai agama dan moral anak secara lebih menyeluruh melalui pengamatan terhadap kebiasaan ibadah, sikap religius, dan interaksi sosial anak dalam proses pembelajaran. Instrumen observasi yang digunakan dalam bentuk checklist, rating scale, dan catatan anekdot mempermudah guru melakukan penilaian secara sistematis dan berkelanjutan. Selain itu, penerapan model evaluasi ini memberikan gambaran yang lebih nyata mengenai perkembangan religius anak dibandingkan evaluasi konvensional yang berorientasi pada hasil akhir. Dengan demikian, evaluasi autentik berbasis observasi dinilai efektif diterapkan dalam pembelajaran PAI anak usia dini karena mampu menilai aspek perkembangan anak secara kontekstual dan autentik.
Downloads
References
Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Arikunto, S. (2010). Dasar-dasar evaluasi pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Anas, S. (2012). Pengantar evaluasi pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian pendidikan (pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Kemendikbud.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2015). Standar tingkat pencapaian perkembangan anak (STPPA) pendidikan anak usia dini. Jakarta: Kemendikbud.
Nata, A. (2017). Ilmu pendidikan Islam. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Ramayulis. (2015). Metodologi pendidikan agama Islam. Jakarta: Kalam Mulia.
Sanjaya, W. (2016). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Jakarta: Kencana.
Kunandar. (2013). Penilaian autentik (penilaian hasil belajar peserta didik berdasarkan kurikulum). Jakarta: Rajawali Pers.
Direktorat PAUD Kemendikbud. (2018). Pedoman penilaian pembelajaran pendidikan anak usia dini. Jakarta: Kemdikbud.
Halimah, L., & Nuraini, A. (2020). Evaluasi autentik dalam pembelajaran anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 120–130.
Sari, D. P., & Wulandari, R. (2021). Implementasi penilaian autentik berbasis observasi pada pendidikan anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 2001–2012.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Mahfud, Moh. Sahlan (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










