GURU, NOVELTY, DAN INOVASI DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.71282/at-taklim.v3i7.2339Keywords:
Guru PAI, Novelty Kurikulum, Inovasi PendidikanAbstract
Penelitian ini mengkaji tentang peran guru sebagai agen novelty dan inovasi dalam pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital. Latar belakang penelitian ini didasari oleh perkembangan teknologi dan globalisasi yang membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, sehingga kurikulum PAI dituntut untuk terus berkembang agar mampu menjawab kebutuhan peserta didik modern. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran guru dalam pengembangan kurikulum PAI, menganalisis konsep novelty dalam kurikulum PAI, mengkaji inovasi guru dalam pengembangan kurikulum PAI, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat inovasi kurikulum PAI. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif, di mana data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dari berbagai sumber tertulis seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan dokumen resmi yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran strategis dalam pengembangan kurikulum PAI sebagai implementor, developer, adapter, dan researcher. Novelty atau kebaruan menjadi unsur penting dalam pengembangan kurikulum untuk menghadirkan pembelajaran yang relevan dan menarik, yang mencakup kebaruan dalam konten, metode, media, dan evaluasi. Inovasi guru dalam PAI terlihat melalui integrasi teknologi digital, penerapan metode pembelajaran aktif (student-centered), serta pendekatan TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge). Keberhasilan inovasi dipengaruhi oleh faktor pendukung seperti kompetensi guru, dukungan kelembagaan, sarana prasarana, dan kolaborasi, serta faktor penghambat seperti keterbatasan literasi digital, resistensi terhadap perubahan, keterbatasan fasilitas, kurikulum yang kaku, dan beban administrasi yang tinggi. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kompetensi digital dan pedagogik guru, dukungan kebijakan dari lembaga pendidikan dan pemerintah, serta penelitian lebih lanjut mengenai novelty dalam kurikulum PAI secara mendalam. Dengan demikian, inovasi kurikulum PAI yang adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman dapat terwujud tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang menjadi fondasi utamanya.
Downloads
References
Abdurahman, A., dkk. (2022). Implementasi Project Based Learning. Ahmad, M., dkk. (2025). Transformasi Peran Guru dalam Kurikulum PAI.
Amalina, A. (2023). Peran Guru dalam Proses Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(6).
Anang, K., et al. (2025). Inovasi Pengembangan Kurikulum PAI di Era Digital. Aryani, N. R., dkk. (2022). Inovasi Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam di MAN 1 Mojokerto. Tarbiyah Islamiyah.
Cantika, V. M. (2022). Prosedur Pengembangan Kurikulum. Fajri, I., dkk. (2024). Dampak Teknologi terhadap Pembelajaran. Fauzan, M., dkk. (2024). Transformasi Pendidikan Agama Islam.
Hadi, H., dkk. (2025). Inovasi Kurikulum PAI: Harapan dan Realita di Era Digital. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti.
Karima, S., Pahrudin, A., Jatmiko, A., Koderi, & Syafe’i, I. (2025). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Berbasis Inovasi di Madrasah. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar.
Musbaing. (2024). Kompetensi Guru PAI di Abad 21: Tantangan dan Peluang dalam Pendidikan Berbasis Teknologi. Refleksi.
Nurlaeli, A. (2020). Inovasi Kurikulum PAI di Madrasah.
Pranata, R., dkk. (2023). Proses Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. PJPI.
Pramodana, D. R., et al. (2024). Model Inovasi Kurikulum PAI Era 4.0.
Supriadi, S., dkk. (2025). Peran Guru sebagai Agen Inovasi dalam Transformasi Pembelajaran PAI di Era Digital. Empiricism Journal, 6(3).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ahmad Ali Wafi, Nanang Budianto, Arini Hidayati, Mohammad Futuh Muafi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










