EKSISTENSI KONSTITUSIONAL KOMISI KEJAKSAAN SEBAGAI LEMBAGA NEGARA INDEPENDEN DALAM TEORI DAN PRAKTIK HUKUM INDONESIA

Authors

  • Riki Handoyo Universitas Kristen Indonesia Author
  • Johannes Ronald Elyeser Roparulian Hutagalung Universitas Kristen Indonesia Author
  • Tomson Situmeang Universitas Kristen Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.71282/jurmie.v3i1.1609

Keywords:

Attorney Commission, independent state institution, auxiliary state organs, supervisory function, checks and balances, constitutional existence, prosecutorial oversight

Abstract

The constitutional existence of the Attorney Commission as an independent state institution has become an important issue in Indonesia’s constitutional system, especially after the amendments to the 1945 Constitution which strengthened the principles of checks and balances among state institutions. This article analyzes the theoretical foundation, position, authority, and implementation of the Attorney Commission’s supervisory function in Indonesian legal practice through comparative perspectives with oversight institutions in other countries. Using normative legal research methods with statutory and conceptual approaches, this study finds that although the Attorney Commission is not explicitly mentioned in the 1945 Constitution, its constitutional legitimacy is based on four fundamental theories: the theory of checks and balances, the concept of Independent Regulatory Agencies (IRAs), the concept of auxiliary state organs, and the theory of the rule of law. The position of the Attorney Commission as an independent institution faces several challenges, including structural dependence on the President, limited enforcement power of recommendations, and budget constraints. In practice, the Attorney Commission has shown significant achievements with a response rate of 86.63% to its recommendations in 2025, although there are still gaps between recommendations and follow-up actions. Through analysis of strategic cases and comparative studies with oversight models in other countries, this article recommends strengthening the constitutional existence of the Attorney Commission through arrangements in higher legal regulations, expanding authority with quasi-judicial powers, increasing institutional capacity, establishing regional representatives, strengthening internal-external coordination, enhancing public participation, and conducting periodic effectiveness evaluations with clear indicators and roadmap for implementation.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Buku

Ackerman, John M. “Independent Accountability Agencies and Democracy: A New Separation of Powers?”. Paper on Workshop on Comparative Administrative Law. Yale University, May 8-9 2009.

Arinanto, Satya. Hak Asasi Manusia dalam Transisi Politik di Indonesia. Jakarta: Pusat Studi Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Indonesia, 2008.

Asshiddiqie, Jimly. Konstitusi dan Konstitusionalisme Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika, 2006.

Asshiddiqie, Jimly. Konstitusi dan Ketatanegaraan Indonesia Kontemporer. Bekasi: The Biography Institute, 2007.

Asshiddiqie, Jimly. Perkembangan dan Konsolidasi Lembaga Negara Pasca Reformasi. Ed.2, Cet.2. Jakarta: Sinar Grafika, 2012.

Asshiddiqie, Jimly. Pengantar Ilmu Hukum Tata Negara. Edisi 5. Jakarta: Rajawali Pers, 2015.

Breger, Marshal J. & Edles, Gary J. Independent Agencies in United States: Law, Structure, and Politics. USA: Oxford University Press, 2015.

Gillardi, Fabrizio. Delegation In The Regulatory State, Independent Regulatory Agencies In Western Europe. United Kingdom: Edward Elgar Publishing Limited, 2008.

Huda, Ni’matul. Undang-Undang Dasar 1945 dan Gagasan Amandemen Ulang. Jakarta: Rajawali Pers, 2008.

Ibrahim, Johnny. Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif. Malang: Bayumedia, 2005.

Isra, Saldi. Lembaga Negara: Konsep, Sejarah, Wewenang dan Dinamika Konstitusional. Depok: Rajawali Press, 2020.

Mahfud MD, Moh. Membangun Politik Hukum, Menegakkan Konstitusi. Jakarta: Rajawali Press, 2011.

Manan, Bagir. Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Majelis Permusyawaratan Rakyat Dalam Undang-Undang Dasar 1945 Baru. Yogyakarta: Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia Press, 2003.

Marzuki, Peter Mahmud. Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana, 2010.

Mertokusumo, Sudikno. Mengenal Hukum: Suatu Pengantar. Ed. 5. Yogyakarta: Liberty, 2007.

Mochtar, Zainal Arifin. Lembaga Negara Independen: Dinamika Perkembangan dan Urgensi Penataannya Kembali Pasca Amandemen Konstitusi. Depok: Rajawali Press, 2019.

Reksodiputro, Mardjono. Hak Asasi Manusia Dalam Sistem Peradilan Pidana. Jakarta: Pusat Pelayanan Keadilan dan Pengabdian Hukum Universitas Indonesia, 1999.

Sampara, S. & Husen, L. O. Metode Penelitian Hukum. Kretakupa Print, 2016.

Soekanto, Soerjono & Mamudji, Sri. Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: Rajawali Pers, 2003.

Strong, C.F. Konstitusi-konstitusi Politik Modern. Bandung: Nusa Media, 2008.

Verhoest, Koen, et. all. Autonomy and Control of State Agencies, Comparing State Agencies. United Kingdom: Palgrave Macmillan, 2010.

Wheare, K.C. Modern Constitutions. London: Oxford University Press, 1966.

Artikel Jurnal

Basarah, Ahmad. “Kajian Teoritis Terhadap Auxiliary State’s Organ Dalam Struktur Ketatanegaraan Indonesia”. Masalah-Masalah Hukum. Vol. 43 No. 1 (2014).

Daim, Nuriyanto Ahmad. “Urgensi Pengaturan Lembaga Negara Khusus dalam Undang-Undang Dasar 1945”. Jurnal Konstitusi. Vol. 16 No. 1 (2019). https://doi.org/10.31078/jk1616

Hadjon, Philipus M. “Tentang Wewenang”. Jurnal Yuridika. Vol. XII No. 5 (1997).

Iswara, Dina Aprilia. “Optimalisasi Pengawasan Komisi Kejaksaan dalam Mengawasi Pelanggaran Kode Etik Kasus Korupsi pada Jaksa”. Jurnal Hukum Lex Generalis. Vol. 1 No. 4 (2020).

Nurtjahyo, Hendra. “Lembaga, Badan, Dan Komisi Negara Independen (State Auxiliary Agencies) Di Indonesia: Tinjauan Hukum Tata Negara”. Jurnal Hukum dan Pembangunan. Vol. 35 No. 3 (2005).

Pulungan, Rizky Andrian Ramadhan & A.L.W., Lita Tyesta. “Mekanisme Pelaksanaan Prinsip Checks And Balances Antara Lembaga Legislatif Dan Eksekutif Dalam Pembentukan Undang-Undang Dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia”. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia. Vol. 4 No. 2 (2022).

Ramadani, R. “Lembaga Negara Independen di Indonesia dalam Perspektif Konsep Independent Regulatory Agencies”. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum. Vol. 27 No. 1 (2020). https://doi.org/10.20885/iustum.vol27.iss1.art9

Ramadhan, Chocky R. “Kedudukan, Tugas, dan Wewenang Komisi Kejaksaan”. Media Hukum dan Keadilan: Teropong (MAPPI FHUI). Vol. 1 (2013).

Sibuea, H. P. & Putri, E. A. “Dasar Hukum dan Kedudukan serta Tugas Maupun Wewenang Komisi Kejaksaan dalam Bingkai Sistem Ketatanegaraan Indonesia sebagai Negara Hukum”. Jurnal Hukum Sasana. Vol. 6 No. 2 (2020). https://doi.org/10.31599/sasana.v6i2.384

Subroto, Teguh & Hartiwiningsih, Supanto. “Pengawasan terhadap Aparatur Lembaga Kejaksaan berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara”. Jurnal Pasca Sarjana Hukum UNS. Vol. 5 No. 2 (2017).

Sunarto. “Prinsip Checks and Balances dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia”. Masalah-Masalah Hukum. Vol. 45 No. 2 (2016). https://doi.org/10.14710/mmh.45.2.2016.157-163

Peraturan Perundang-undangan

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia.

Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2022 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan.

Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2011 tentang Komisi Kepolisian Nasional.

Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2011 tentang Komisi Kejaksaan Republik Indonesia.

Downloads

Published

23-01-2026

How to Cite

EKSISTENSI KONSTITUSIONAL KOMISI KEJAKSAAN SEBAGAI LEMBAGA NEGARA INDEPENDEN DALAM TEORI DAN PRAKTIK HUKUM INDONESIA. (2026). Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 3(1), 940-960. https://doi.org/10.71282/jurmie.v3i1.1609

Similar Articles

11-20 of 121

You may also start an advanced similarity search for this article.