Pengaruh Penambahan Starbo-AFE Terhadap Kualitas Kompos Berbahan Dasar Feses Sapi, Gamal, Pelepah Sawit, Serbuk Gergaji, Dan Dedak
DOI:
https://doi.org/10.71282/jurmie.v2i10.1060Keywords:
starbo-AFE, nutrients, compost, cow fecesAbstract
This study aimed to determine the effect of Starbo-AFE addition on the nutrient quality of compost made from cow feces, gamal leaves, oil palm fronds, sawdust, and rice bran. The design used in this study was a Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 4 replications. The treatments consisted of: P0 = 50% cow feces + 20% gamal + 23% oil palm fronds + 5% sawdust + 2% bran, P1 = 50% cow feces + 20% gamal + 23% oil palm fronds + 5% sawdust + 2% bran + 2% Starbo-AFE, P2 = 50% cow feces + 20% gamal + 23% oil palm fronds + 5% sawdust + 2% bran + 4% Starbo-AFE, P3 = 50% cow feces + 20% gamal + 23% oil palm fronds + 5% sawdust + 2% bran + 6% Starbo-AFE. The parameters observed in this study were the physical form of the compost (odor, color, and texture), temperature, and the nutrients of the compost produced (C, N, and C/N ratio). The results of the study showed that the physical form of the compost was in the good category, producing a blackish brown color, an earthy compost odor, and crumbly textured compost in each treatment (P0, P1, P2, and P3). The average temperature of the composting process in all treatments was 32.30C. The results of the statistical analysis showed that the addition of Starbo-AFE had no significant effect (P>0.05) on the carbon content (29.1%), nitrogen (3.44%), and C/N ratio of the compost (8.55%). Based on the research results, it can be concluded that the addition of Starbo AFE in making compost from cow feces, gamal, oil palm fronds, sawdust, and bran from all treatments produces compost with relatively uniform compost quality and meets the compost quality standards set by SNI 19-7030-2004.
Downloads
References
Adriani dan M. Afdal. 2020. Keanekaragaman sumber pakan alternatip untuk pakan ternak dan pemanfaatan limbah. Fakultas Peternakan Universitas Jambi. Jambi.
Akbar, F., dan Mubarak, F. 2023. Efektivitas Komposter Takakura Dan Komposter Sederhana Dalam Pembuatan Kompos Sampah Organik. Jurnal Sanitasi Profesional Indonesia, 4(1), 21-31.
Arini, Y. S., D. Okalia., A. Pramana., dan W. Wahyudi. 2019. Karakteristik Tekstur dan Warna Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) dengan Kombinasi Kotoran Sapi Menggunakan Mikoroorganisme Selulotik (MOS). Sagu, 18(2), 27-33.
Badan Pusat Statistik. 2021. Populasi Ternak Sapi. Indonesia
Djaja, W., 2010. Langkah Jitu Membuat Kompos dari Kotoran Ternak dan Sampah. Agromedia Pustaka. Jakarta Selatan.
Efendi, D. S. 2022. Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Daun Gamal Dan Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica Juncea L.). Jurnal ilmiah mahasiswa pertanian [JIMTANI], 2(3), 1-14.
Jannah, M. 2022. Penambahan level Starbo-AFE all in one dalam pembuatan kompos berbahan dasar solid sawit dan feses ayam terhadap kualitas kompos. Skripsi. Program Studi Peternakan. Fakultas Peternakan, Universitas Jambi, Jambi.
Kusdiana, Z. M., Purwasih, R., dan Romalasari, A. 2019. Pemanfaatan limbah kacang edamame (Glycin max (L.) Merrill) menjadi pupuk kompos di PT. Lumbung Padi. In Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar (Vol. 10, No. 1, pp. 264-272).
Maharani, S. D. 2022. Analisis Parameter Fisik Dan Kimia Kompos Dengan Mealworm (Tenebrio Molitor) Pada Sampah Sayur Dan Sampah Daun Kering. Skripsi. Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Sipil Dan Perencanaan, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta.
Mahmud, M. (2015). Analisis tekno ekonomi perencanaan pembangkit listrik tenaga anaerobik biogas dengan pemanfaatan kotoran sapi di Desa Galang. Elkha. Jurnal Teknik Elekronika Industri, 7 (2).
Melani, N. S. 2024. Analisis Kualitas Kompos Limbah Sludge Glue Industri Kayu Lapis. Doctoral dissertation, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta.
Mokodompis, D., Budiman, B., dan Baculu, E. P. H. 2018. Efektivitas mikroorganisme lokal mol limbah sayuran dan buah-buahan sebagai aktifator pembutan kompos. Jurnal kolaboratif sains, 1(1).
Nasution, H., D. J. Henny., dan U. Laira. 2017. Pemanfaatan Limbah Cair Tahu Dan Daun Gamal (Gliricidia Sepium) Sebagai Pupuk Organik Cair Dengan Metoda Fermentasi Dengan Aktivator Em4. Photon: Journal of Natural Sciences and Technology, 8(01), 127-135.
Rahayu, S., dan Tamtomo, F. 2016. Efektivitas Mikro Organisme Lokal (Mol) dalam meningkatkan kualitas kompos, produksi dan efisiensi pemupukan N, P, K pada Tanaman Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.). Jurnal Agrosains Universitas Panca Bhakti, 13(02).
Sadariyah, S. 2021. Pengaruh penambahan dekomposer Starbo-AFE terhadap kualitas kompos berbahan dasar feses sapi dan ampas tebu. Skripsi. Fakultas Peternakan. Program Studi Peternakan, Universitas Jambi, Jambi.
Sari, C. M., Karnilawati, K., dan Khairurrahmi, K. 2020. Analisis kualitas kompos dengan perbedaan jenis limbah dan lama fermentasi. Jurnal Agroristek, 3(1), 21-27.
Sari, E., dan D. Darmadi, D. 2016. Efektivitas penambahan serbuk gergaji dalam pembuatan pupuk kompos. Bio-Lectura: Jurnal Pendidikan Biologi, 3(6), 139-147.
Shobib, A. 2020. Pembuatan pupuk organik dari kotoran sapi dan jerami padi dengan proses fermentasi menggunakan bioaktivator m-dec. Jurnal inovasi teknik kimia, 5(1), 32-37.
Sofa, N., Hatta, G. M., dan Arifin, Y. F. 2022. Analisis kompos berbahan dasar Sampah organik di lingkungan kampus dengan aktivator EM4, kotoran sapi dan kotoran unggas dalam upaya mendukung gerakan kampus hijau. Jurnal Hutan Tropis, 10 (1), 70-80.
Subula, R., Uno, W. D., dan Abdul, A. 2022. Kajian tentang kualitas kompos yang menggunakan bioaktivator em4 (effective microorganism) dan mol (mikroorganisme lokal) dari keong mas. Jambura Edu Biosfer Journal, 4(2), 54-64
Susetya, D. 2016. Panduan Lengkap Membuat Pupuk Organik Untuk Tanaman Pertanian Dan Perkebunan. Pustaka Baru Press. Yogyakarta.
Syafria, H. 2022. Karakteristik Kompos dengan Penambahan Effective Microorganism4 (EM4) untuk Pupuk Tanaman Pakan. Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), 24(3), 281-287.
Syarofah, U., V. Dekasari., I. Salsabila., D. A. C. Sari., A. S. Fajar., M. N. Rabbani., dan M. Sholihah. 2025. Program KOPERAL “Kompos Peternakan Ramah Lingkungan” Sebagai Solusi Pengolahan Limbah Ternak di Desa Tempeh Lor. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Sosial Politik (JPMSP), 2(2), 139-146.
Tanmenu, C. F., B. Sawitri., dan T. Wahyudie. 2024. Kajian pembuatan pupuk kompos dari kotoran sapi dengan bioaktivator mikroorganisme lokal (mol) bonggol pisang di desa lemahbang kecamatan sukorejo. Biofarm: jurnal ilmiah pertanian, 20 (1), 104-116.
Walidaini, R. A., W. D. Nugraha., dan G. Samudro. 2016. Pengaruh penambahan pupuk urea dalam pengomposan sampah organik secara aerobik menjadi kompos matang dan stabil diperkaya. (Doctoral dissertation, Diponegoro University).
Widarti, B. N., W. K. Wardhini., dan E. Sarwono. 2015. Pengaruh rasio C/N bahan baku pada pembuatan kompos dari kubis dan kulit pisang. Jurnal Integrasi Proses, 5(2), 75-80
Witasari, W. S., K. Sa'diyah., dan M. Hidayatulloh. 2021. Pengaruh jenis komposter dan waktu pengomposan terhadap pembuatan pupuk kompos dari activated sludge limbah industri bioetanol. Jurnal Teknik Kimia Dan Lingkungan, 5(1), 31-40.
Yusuf L., A. M. Muliaty., A. H. Sanaba. 2007. Pengaruh Dosis Pupuk Organik Padat Daun Gamal Terhadap Tanaman Sawi. Jurnal Agrisistem, 3(2),80-89.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhammad Jurnalis, Adriani, Yurleni (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










