Tanggung Jawab Pemerintah terhadap Pengelolaan Tanah Ulayat Masyarakat Hukum Adat bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum Ditinjau dari Hukum Agraria Indonesia

Authors

  • Adjisoko Pratama Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran Author
  • Karina Sabella Gunawan Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran Author

DOI:

https://doi.org/10.71282/jurmie.v3i5.1987

Keywords:

Customary Land, Indigenous Communities, Land Acquisition.

Abstract

The management and procurement of customary land belonging to indigenous law communities for public purposes by the government often give rise to conflicts due to the lack of optimal involvement and protection of indigenous peoples’ rights. This condition creates legal issues related to the government’s authority in the management through the procurement of customary land belonging to indigenous law communities for public purposes based on Indonesian agrarian law and the form of legal protection for indigenous peoples regarding the procurement of such customary land as a form of government responsibility toward the customary land of indigenous law communities. This study uses a normative juridical method with a descriptive-analytical nature, namely examining legislation, literature, and other legal materials related to the management of customary land belonging to indigenous law communities for public purposes based on Indonesian agrarian law. The results of the study indicate that the government, in the management and procurement of customary land belonging to indigenous law communities for public purposes, is obliged to respect customary rights through deliberation, transparency, participation of indigenous communities, as well as the provision of proper compensation so that development can proceed without disregarding the social, cultural, and spiritual values of indigenous law communities.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Buku

Westi Utami Sarjita, Pengadaan Tanda di Indonesia dan Beberapa Negara dari Masa ke Masa, STPN Press, 2021, Yogyakarta.

Yama, Marzuki, dan Mahesa Sandi. Metode Penelitian: Panduan Lengkap Untuk Penelitian Kualitatif dan Campuran, Media Penerbit Indonesia, 2024, Medan.

Jurnal

Agustalita, Dinda Heidiyuan, and Deni Setya Bagus Yuherawan. "Makna Kepentingan Umum Pada Kewenangan Deponering Dalam Perspektif Kepastian Hukum." Jurnal Suara Hukum 4.1 (2022).

Burhan, Thomas Al Ghazali. "Disharmoni dan Inkonsistensi Pengaturan Hak Pengelolaan di Atas Hak Ulayat Karapatan Adat Nagari." LITRA: Jurnal Hukum Lingkungan, Tata Ruang, dan Agraria 5.2 (2026):

Kirana, Ni Wayan Galuh Candra. "Pengakuan dan Perlindungan Hak Ulayat Masyarakat Hukum Adat dalam Peraturan Perundang-Undangan Indonesia." Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 4.2 (2026).

Krisna Angela, Anik Setyawati. “Analisis Pelaksanaan Pengadaan Tanah Di Atas Tanah Ulayat Masyarakat Hukum Adat Dalam Rangka Proyek Strategi Nasional (PSN) Demi Kepentingan Umum.” Jurnal Hukum Lex Generalis 3.3 (2022).

Lubis, Arief Fahmi. "Kedudukan Hukum Dari Hak Ulayat Dalam Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Pertahanan Negara Di Provinsi Papua Barat." Esensi Hukum 3.2 (2021).

Obet Rasuki, “Ganti Rugi Terhadap Pengadaan Tanah Masyarakat Hukum Adat Napitupulu Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum Di Balige Kabupaten Toba.” Lex Crimen 15.2 (2026).

Putri, Firmaneti, Syuryani Syuryani, and Adriaman Mahlil. "Tata Cara Ganti Kerugian Dalam Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan Jalan Tol Di Sicincin Terhadap Tanah Pusako Tinggi." Ensiklopedia Of Journal 6.1 (2023).

Rudi, Jaga. "Reformulasi Kebijakan Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum Pada Objek Tanah Ulayat." Konferensi Nasional Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara 2.1 (2024).

Yuntino, Kevin. "Hukum Adat Tanah: Antara Tradisi, Nilai, Dan Hak Komunal." Journal of Education and Humanities (JEH) Terekam Jejak 1.2 (2025):

Sumber Lainnya

HukumOnline, “Jenis, Pengelolaan, dan Pemanfaatan Tanah Ulayat”, , [diakses pada 23/05/2026].

JDIHKemeunkeu, “Penjelasan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2012 Tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum”, , [diakses pada 23/05/2025},

Sekolah Tinggi Pertahanan Nasional, "Prosiding Seminar Nasional Karakteristik Subjek, Objek, Permasalahan, dan Solusi Tanah Ulayat/Adat dalam Pembangunan Nasional”, <17 Tanah Adat Dalam Pengadaan Tanah Untuk Kepentingan Umum.pdf>, [diakses pada 24/05/2026]

Walhi, “Masyarakat Adat Lingkar Gunung Mutis Menolak Penetapan Status Taman Nasional”, , [diakses pada 23/05/2026].

Downloads

Published

24-05-2026

How to Cite

Tanggung Jawab Pemerintah terhadap Pengelolaan Tanah Ulayat Masyarakat Hukum Adat bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum Ditinjau dari Hukum Agraria Indonesia. (2026). Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 3(5), 1002-1018. https://doi.org/10.71282/jurmie.v3i5.1987

Similar Articles

31-40 of 75

You may also start an advanced similarity search for this article.