ANALISIS HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN BERDASARKAN PUTUSAN PENGADILAN
DOI:
https://doi.org/10.71282/jurmie.v3i9.2564Keywords:
Aggravated Theft, Criminal Liability, Sentencing Disparity, Criminal Code, Legal Certainty.Abstract
Aggravated theft is one of the most common conventional property crimes in Indonesia. This normative legal research examines the elements and the application of criminal sanctions for the crime of aggravated theft in Indonesian court rulings. The study employs statutory, conceptual, and case approaches, using primary legal materials consisting of the Criminal Code (KUHP), Law No. 1 of 2023 on the Criminal Code, and the Criminal Procedure Code (KUHAP), as well as secondary materials and several court decisions. The findings indicate that although the KUHP has comprehensively regulated the elements of aggravated theft in Article 363, judicial practice reveals significant sentencing disparities between similar cases. These disparities are caused by the absence of a minimum penalty limit in Article 363, differences in the quality of public prosecutors' indictments, non-standardized subjective considerations of judges, and weak mechanisms for judicial decision review. The research concludes that optimizing legal certainty in handling aggravated theft cases requires the formulation of structured sentencing guidelines, enhanced professionalism of law enforcement officers, and the strengthening of periodic judicial decision review mechanisms.
Downloads
References
A. Buku
Chazawi, A. (2016). Kejahatan terhadap harta benda. Bayumedia Publishing.
Hamzah, A. (2017). Delik-delik tertentu (speciale delicten) di dalam KUHP. Sinar Grafika.
Lamintang, P. A. F. (2013). Kejahatan terhadap harta kekayaan (Edisi ke-2). Sinar Grafika.
Moeljatno. (2018). Asas-asas hukum pidana. Rineka Cipta.
Prodjodikoro, W. (2014). Azas-azas hukum pidana di Indonesia. Refika Aditama.
Sasangka, H. (2014). Hukum pembuktian dalam perkara pidana untuk mahasiswa dan praktisi. Mandar Maju.
B. Peraturan Perundang-undangan
Republik Indonesia. (1946). Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946.
Republik Indonesia. (1981). Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
Republik Indonesia. (2012). Peraturan Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2012 tentang Penyesuaian Batasan Tindak Pidana Ringan dan Jumlah Denda dalam KUHP.
Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
C. Jurnal/Artikel Ilmiah
Albasir, K. F. (2024). Analisis yuridis penerapan pidana terhadap pelaku pencurian dengan pemberatan dalam perspektif Kitab Undang-Undang Hukum Pidana [Skripsi]. Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.
Astri, N. (2024). Disparitas pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan cara merusak [Skripsi]. Universitas Syiah Kuala.
Damanik, M. H. A. (2025). Pertanggungjawaban pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Studi Putusan Nomor: 899/Pid.B/2024/PN Dps) [Skripsi]. Universitas Islam Sumatera Utara.
Herman, S., Siregar, M. Y., Tampubolon, W. S., & Kumalasari, I. (2025). Analisis yuridis putusan hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana terhadap pelaku pencurian dengan pemberatan tabung gas elpiji. Jurnal Hukum Lex Generalis, *6*(7).
Nugroho, W. (2012). Disparitas hukuman dalam perkara pidana pencurian dengan pemberatan. Jurnal Yudisial, *5*(3).
Rismawati, I. (2025). Analisis yuridis terhadap tindak pidana pencurian Pasal 363 KUHP dengan Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023. Jurnal Universitas Galuh.
Tarigan, E. (2025). Analisis disparitas pidana terhadap pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan [Skripsi]. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
Todolo, J. W., Oner, B., & Ashadi, H. (2026). Analisis hukum gabungan tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Clavia: Journal of Law, *24*(1).
Widodo, A. C., Yusuf, M., & Pardede, R. (2025). Faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan hukum tindak pidana pencurian dengan pemberatan di wilayah hukum PN Bangkinang. LK Law Journal, Universitas Lancang Kuning.
D. Putusan Pengadilan
Putusan Pengadilan Negeri Bale Bandung Nomor 1/Pid.B/2024/PN Blb.
Putusan Pengadilan Negeri Denpasar Nomor 899/Pid.B/2024/PN Dps.
Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara Nomor 966/Pid.B/2023/PN Jkt Utr.
Putusan Pengadilan Negeri Mataram Nomor 219/Pid.B/2023/PN Mtr.
Putusan Pengadilan Negeri Medan Nomor 2363/Pid.Sus/2024/PN Mdn.
Putusan Pengadilan Negeri Rantauprapat Nomor 813/Pid.B/2025/PN Rap.
Putusan Mahkamah Agung Nomor 693 K/Pid/1986.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rejeki Rajago Lumban Gaol, Rizky Pratama Karo Karo (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










