KEMANDIRIAN ANAK DALAM KISAH IBRAHIM–ISMAIL
DOI:
https://doi.org/10.71282/jurmie.v3i10.2668Keywords:
Kemandirian Anak, Nabi Ibrahim dan Ismail, Tafsir Pendidikan, Pendidikan Karakter, Pendidikan Anak Usia DiniAbstract
Kemandirian anak berkembang ketika anak memperoleh kesempatan menyampaikan pendapat, memilih secara terarah, mengelola emosi, dan menjalankan tanggung jawab sesuai tahap perkembangannya. Artikel ini bertujuan menganalisis nilai kemandirian dalam kisah Nabi Ibrahim dan putranya yang dalam tradisi tafsir dikenal sebagai Ismail, terutama QS. Ash-Shaffat ayat 100–107 dengan penekanan pada ayat 102–103. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berupa studi kepustakaan dan analisis isi tematik terhadap ayat Al-Qur'an, penjelasan tafsir yang dapat diakses, sepuluh artikel jurnal nasional, satu artikel jurnal internasional, dan empat buku ilmiah. Data dihimpun melalui dokumentasi, kemudian dikelompokkan berdasarkan rangkaian kisah, bentuk dialog, respons anak, serta keterkaitannya dengan pendidikan. Hasil analisis menunjukkan enam nilai yang saling berhubungan, yaitu keberanian menyampaikan pandangan, keteguhan mengambil sikap, tanggung jawab, kesabaran dan pengendalian diri, kesadaran spiritual, serta keberanian menghadapi tantangan. Dialog pada ayat 102 memberi dasar konseptual bagi komunikasi yang menghargai suara anak, sedangkan tanggapan sang anak menegaskan pentingnya komitmen moral dalam konteks ujian kenabian yang khas. Kebaruan kajian terletak pada pemetaan hubungan antara bukti tekstual, makna pendidikan, indikator kemandirian, dan kegiatan pembelajaran anak usia dini yang aman. Implikasi yang ditawarkan mencakup pemberian pilihan terbatas, pembiasaan tugas sederhana, pendampingan emosi, dan musyawarah sesuai usia. Temuan bersifat konseptual sehingga masih memerlukan pengujian melalui penelitian lapangan yang memperhatikan keberagaman perkembangan dan kebutuhan setiap anak.
Downloads
References
Amrin, A., Priyono, A., Nurrahmaniah, & Supriyanto. (2023). Methods and values of Prophet Ibrahim’s child education in the Qur’an Surah aṣ-Ṣāffāt verses 85–113. Jurnal Studi Al-Qur'an, 19(1), 37–57. https://doi.org/10.21009/JSQ.019.1.03
Castelo, R. J., Meuwissen, A. S., Distefano, R., McClelland, M. M., Galinsky, E., Zelazo, P. D., & Carlson, S. M. (2022). Parent provision of choice is a key component of autonomy support in predicting child executive function skills. Frontiers in Psychology, 12, Article 773492. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.773492
Dewi, T. A., & Widyasari, C. (2022). Keterlibatan orang tua dalam mengembangkan karakter kemandirian anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 5691–5701. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.3121
El Qorny, A., El Haqqi, A., Jamal, M., Syakur, M., Sumarjoko, & Nashihin, H. (2025). Dialogical parenting in the Qur'an: A literature review on transformative-prophetic character education. At Turots: Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 574–587. https://doi.org/10.51468/jpi.v6i1.1148
Hasan, M., Sulman, Holle, M. A., Herman, Batubara, A. K. S., & Anto, R. P. (2022). Pendidikan karakter anak usia dini. Tahta Media Group. https://tahtamedia.co.id/issj/article/view/184
Jaleha, S., & Amka. (2023). Kemandirian anak tunagrahita: Kolaborasi berbasis keluarga. Nizamia Learning Center. https://repo-dosen.ulm.ac.id/handle/123456789/33953
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Al-Qur'an dan terjemahannya: Edisi penyempurnaan 2019. Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an. https://quran.kemenag.go.id/
Milsih, I. S., & Azizah, Z. B. N. (2022). The prophet Ibrahim's parenting style in the Quran. GENIUS: Indonesian Journal of Early Childhood Education, 3(1), 23–42. https://doi.org/10.35719/gns.v3i1.77
Nahdlatul Ulama. (t.t.). Surat Ash-Shaffat ayat 102: Arab, latin, terjemah dan tafsir lengkap. NU Online. https://quran.nu.or.id/ash-shaffat/102
Nofianti, R., Panggabean, H. S., & Rambe, A. (2024). Parenting dalam pembentukan karakter Islami AUD melalui kegiatan Merdeka Belajar. Tahta Media Group. https://tahtamedia.co.id/issj/article/view/662
Novitawati, & Permatasari, N. (2022). Psikologi perkembangan anak usia dini. Ahlimedia Press. https://repo-dosen.ulm.ac.id/bitstream/handle/123456789/24667/Psikologi%20Perkembangan%20Anak%20Usia%20Dini.pdf
Putra, H. M., Prakasa, A., & Kurniati, P. (2022). Internalisasi nilai kemandirian anak melalui parenting. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 3846–3854. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2342
Ramadhani, W., Gumi, S. S., & Humaira, D. (2021). Qiṣaṣ al-ābāi wa al-abnāi fī al-Qurān al-karīm wa āṡaruhā fī tarbiyah al-abnāi: Dirāsah muqāranah baina qiṣatay Nuḥ ma'a ibnihi wa Ibrāhīm ma'a ibnihi. Jurnal At-Tibyan: Jurnal Ilmu Alqur'an dan Tafsir, 6(2), 342–360. https://journal.iainlangsa.ac.id/index.php/tibyan/article/view/3381
Rizqi, D. N. L., Permana, A. K., & Rahman, E. T. (2024). Meredakan fatherless dalam perspektif Al-Qur'an: Tinjauan relasi ayah-anak pada Ibrahim-Ismail. Jurnal At-Tadbir: Media Hukum dan Pendidikan, 34(2), 1–17. https://doi.org/10.52030/attadbir.v34i2.282
Syamsurijal, Hitami, M., & Yusuf, K. M. (2023). Analisis kisah Nabi Ibrahim dalam al-Qur'an perspektif pendidikan. Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan, 20(1), 124–139. https://doi.org/10.46781/al-mutharahah.v20i1.726
Syifa, N., Rachman, A., & Asniwati. (2023). Kerjasama orang tua dengan sekolah dan pola asuh orang tua berpengaruh terhadap kemandirian anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 384–397. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.3745
Zain, A. (2025). Implementasi nilai-nilai konseling dalam kisah Nabi Ibrahim pada surat Ash-Shaffat 102–103. At-Taujih: Bimbingan dan Konseling Islam, 8(1). https://doi.org/10.22373/taujih.v8i1.30366
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Intan Amelia, Anna Umila, Ahmad Zainuri, Frika Fatimah Zahra (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










