DAMPAK TEKNOLOGI AI TERHADAP POLA KEJAHATAN

Authors

  • Peter Guntara Universitas Duta Bangsa Surakarta Author
  • Erlinda Putri Nurdiyanti Universitas Duta Bangsa Surakarta Author
  • Ratna Wulan Valentina Universitas Duta Bangsa Surakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.71282/jurmie.v3i1.1534

Keywords:

Artificial Intelligence, Cybercrime, Deepfake, Legal Evidence, Digital Security.

Abstract

The rapid development of Artificial Intelligence (AI) has significantly transformed the patterns of modern crime, particularly in the realm of cybercrime. This study aims to analyze how AI has changed the modus operandi of cyber offenses and to identify the legal challenges and enforcement strategies in addressing AI-driven crimes. This research employs a normative legal method using statutory and conceptual approaches, examining relevant regulations such as the Electronic Information and Transactions Law, the Personal Data Protection Law, and the National Cybersecurity Strategy. The findings reveal that AI has accelerated, expanded, and personalized cyberattacks through technologies such as deepfake, machine learning-based phishing, and adaptive malware. AI-related crimes complicate legal proceedings since electronic evidence can be easily manipulated and is difficult to authenticate. The main challenges lie in the lack of regulation regarding algorithmic accountability, limited digital forensic capacity, and weak international coordination. Therefore, legal reform is required to incorporate the principle of vicarious liability for AI developers, establish a specialized unit for AI-related crimes, and strengthen technology-based law enforcement capacity.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Astuti, S. A. (2024). Literasi kemanfaatan teknologi terhadap cyber terrorism di era disrupsi dengan artificial intelligence. Indonesian Journal of Criminal Law and Criminology (IJCLC), 5(3).

Banfatin, P. M., Medan, K. K., & Fallo, D. F. N. G. (2025). Pengaturan hukum pidana di Indonesia terhadap penyalahgunaan teknologi artificial intelligence deepfake dalam melakukan tindak pidana cybercrime. Pemuliaan Keadilan, 2(1), 60–73.

Disemadi, H. S. (2021). Urgensi regulasi khusus dan pemanfaatan artificial intelligence dalam mewujudkan perlindungan data pribadi di Indonesia. Jurnal Wawasan Yuridika, 5(2), 177–199.

Djulaeka, & Rahayu, D. (2020). Buku ajar: Metode penelitian hukum. Scopindo Media Pustaka.

Efendi, F. M., Hadi, F., & Pratama, S. (2025). Analisis dan perancangan sistem pendeteksian phishing berbasis AI pada platform WhatsApp dengan pendekatan bahasa lokal Surabaya. Karsa Nusantara, 2, 267–275.

Fitrya, E., Primadhany, F., Rosita, D., Kudus, M., Ahza, & Musthofa, A. (2025). Pengantar hukum siber Indonesia. Banten.

Hanafi. (2022). Dasar cyber security dan forensic. CV Budi Utama.

Husamuddin, M. Z., et al. (2024). Hukum acara pidana dan pidana siber: Buku ajar.

INTERPOL. (2025). INTERPOL Africa cyberthreat assessment report 2025 (4th ed.).

Kurnia, I. (2024). Hukum pidana siber: Aspek teoretis dan praktis dalam era digital di Indonesia. CV Eureka Media Aksara.

Munajat, A. A., & Yusuf, H. (2024). Peran teknologi informasi dalam pencegahan dan pengungkapan tindak pidana ekonomi khusus: Studi tentang kejahatan keuangan berbasis digital. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 1(9), 4853–4865.

Noerman, C. T., & Ibrahim, A. L. (2024). Kriminalisasi deepfake di Indonesia sebagai bentuk pelindungan negara. USM Law Review, 7(2), 603–621.

Nurhidayat, T. (2024). Kajian ketahanan siber: Manajemen kerentanan. Politeknik Siber dan Sandi Negara.

Nursiaga, R., et al. (2025). Model jaringan neural untuk deteksi anomali pada sistem keamanan siber: Rancangan, implementasi, dan analisis. JAREKOM: Jurnal Jaringan dan Rekayasa Komputer, 1(1), 1–11.

Putera, A., & Jannah, M. (2025). Rekonstruksi peran digital forensik dalam penyidikan tindak pidana siber: Analisis kritis terhadap konstruksi hukum pidana di Indonesia. Jurnal Tana Mana, 6(2), 289–296.

Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 132 K/Pid.Sus/2023 tentang deepfake dan penyebaran konten berbahaya. (2023).

Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 123/Pid.Sus/2024 tentang phishing berbasis AI pada platform digital. (2024).

Putusan Pengadilan Tinggi Denpasar Nomor 45/Pid.Sus/2024 tentang cyber terrorism dengan elemen artificial intelligence. (2024).

Regulation (EU) 2024/1689 of the European Parliament and of the Council of 13 June 2024 laying down harmonised rules on artificial intelligence (AI Act). (2024). Official Journal of the European Union, L 168/1.

Respati, A. A. (2024). Reformulasi UU ITE terhadap artificial intelligence dibandingkan dengan Uni Eropa dan China AI Act regulation. USM Law Review, 7(3), 1737–1758.

Santoso, J. T. (2023). Teknologi keamanan siber. Yayasan Prima Agus Teknik.

Savitri, A. (2019). Revolusi industri 4.0: Mengubah tantangan menjadi peluang di era disrupsi 4.0. Penerbit Genesis.

Simbolon, N. Y. (2025). Ancaman cybercrime di Indonesia: Tinjauan sistematis dan peran cybersecurity pada e-commerce dalam hukum pidana. Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 4(2), 815–825. https://doi.org/10.55606/inovasi.v4i2.4425

Sinaga, N. H., Irmayani, D., & Hasibuan, M. N. S. (2024). Mengoptimalkan keamanan jaringan memanfaatkan kecerdasan buatan untuk meningkatkan deteksi dan respons ancaman. Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi (JIKOMSI), 7(2), 364–369.

Suhaimi. (2018). Problem hukum dan pendekatan dalam penelitian hukum normatif. Jurnal Yustitia, 19(2).

Taufik, R. (2025). Systematic literature review: Teknik deteksi serangan siber berbasis AI dan data mining. AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin, 2(2), 158–169.

Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi. (2022). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 155.

United States v. Nosal, 676 F.3d 854 (9th Cir.). (2016).

Wahyudi, B. R. (2025). Tantangan penegakan hukum terhadap kejahatan berbasis teknologi AI. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 5(1), 3436–3450.

Wibowo, A. (2024). Hukum siber dan keamanan informasi.

Widalala, R. R., et al. (2024). Dampak penggunaan artificial intelligence pada keamanan siber: Kajian terhadap potensi keuntungan dan ancaman. Berajah Journal, 4(8), 1541–1550.

Downloads

Published

08-01-2026

How to Cite

DAMPAK TEKNOLOGI AI TERHADAP POLA KEJAHATAN. (2026). Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 3(1), 304-316. https://doi.org/10.71282/jurmie.v3i1.1534

Similar Articles

1-10 of 279

You may also start an advanced similarity search for this article.