PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PENERIMA WARALABA AKIBAT WANPRESTASI YANG DILAKUKAN PEMBERI WARALABA DALAM PERJANJIAN WARALABA

Authors

  • Afifah Chairunnisa Program Pascasarjana, Program Magister Kenotariatan, Universitas Jayabaya, Jakarta Author
  • M. Sudirman Program Pascasarjana, Program Magister Kenotariatan, Universitas Jayabaya, Jakarta Author
  • Mulyadi Program Pascasarjana, Program Magister Kenotariatan, Universitas Jayabaya, Jakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.71282/jurmie.v3i1.1611

Keywords:

Grants under the hand, legal consequences, legal protetion.

Abstract

Franchise agreements carry a high risk of default, particularly by the franchisor, who may ignore the agreement and cause losses to the franchisee. This study analyzes the legal consequences and legal protection for franchisees due to franchisor default. This study uses a juridical-normative method with a statutory, case, analytical, and conceptual approach. Data sources consist of primary, secondary, and tertiary legal materials. Qualitative data analysis was conducted through grammatical, systematic, and legal construction interpretations. The research findings demonstrate two main points. First, the legal consequences of franchisor default are multidimensional, encompassing civil, administrative, and economic impacts on the franchisee. Second, legal protection for franchisees can be sought through litigation and non-litigation mechanisms. The implications of these findings confirm that losses due to franchisor default are complex. However, franchisees have legal avenues for redress, which need to be optimized through more effective agreement enforcement and a regulatory framework.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] A. A. Azis, A Guide To Franchising in Malaysia. Bandung: Petrik Trading & Services Agency, 2006.

[2] A. Effendi, Franchise Sebagai Strategi Dalam Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Indonesia. Sleman: Deepublish, 2014.

[3] A. Karamoy, Sukses Usaha Lewat Waralaba. Jakarta: Jurnalindo Aksara Grafika, 1996.

[4] A. Miru, Hukum Kontrak dan Perancangan Kontrak. Jakarta: Rajawali Pers, 2007.

[5] A. Muhammad, Hukum Perusahaan Indonesia. Bandung: PT. Citra Aditya Bakti, [n.d.].

[6] A. Rahmad and R. Zubaedah, “Tinjauan Perspektif Hukum Perdata Terhadap Perjanjian Waralaba Di Indonesia,” JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora, vol. 9, no. 1, 2022.

[7] A. Sutedi, Hukum Waralaba. Bogor: Ghalia Indonesia, 2008.

[8] B. A. Oktavira, “Ini 4 Syarat Sah Perjanjian dan Akibatnya Jika Tak Dipenuhi,” Hukumonline, Dec. 19, 2024. [Online]. Available: https://www.hukumonline.com/klinik/a/4-syarat-sah-perjanjian-dan-akibatnya-jika-tak-dipenuhi-cl4141/

[9] C. Rizkita et al., “Kelanjutan Perjanjian Waralaba Akibat Beralihnya Kepemilikan Merek Waralaba Melalui Lelang Kepailitan (Studi Putusan No. 325/K/Pdt/2019),” JIHHP, vol. 5, no. 3, pp. 181–195, [n.d.].

[10] D. B. Suseno, Waralaba : Bisnis Minim Resiko Maksim di Laba. Yogyakarta: Pilar Humania, 2005.

[11] D. Dermina, “Akibat Hukum Wanprestasi Dalam Perspektif Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (BW),” Jurnal Al-Maqasid, vol. 3, no. 1, Jan. 2017.

[12] D. J. Queen, Pedoman Membeli dan Menjalankan Franchise. Jakarta: PT Elek Media Komputindo, 1993.

[13] D. Atmoko, “Pelaksanaan Perjanjian Serta Perlindungan Hukum Praktek Bisnis Waralaba di Indonesia,” Jurnal Kartha Bhayangkara, vol. 13, no. 1, [n.d.].

[14] E. R. Ginting, Hukum Kepailitan Teori Kepailitan. Jakarta: Sinar Grafika, 2018.

[15] Elise, “Aspek Hukum Perjanjian Waralaba Bisnis Kopi (Studi Bisnis Franchise di Kota Medan),” Neoclassical Legal Review: Journal of Law and Contemporary Issues, vol. 2, no. 1, Apr. 2023.

[16] F. M., Pembiayaan Perusahaan Masa Kini: Tinjauan Hukum Bisnis. Bandung: Citra Aditya Bakti, 1997.

[17] F. S. Marniati and Yuhelson, Buku Pedoman Penulisan Tesis. Jakarta: Universitas Jayabaya, 2024.

[18] G. Widjaja, Lisensi atau Waralaba Suatu Panduan Praktis. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2004.

[19] G. Widjaja, Seri Hukum Bisnis: Waralaba. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2011.

[20] G. Widjaja, Franchise Dalam Prespektif Hak Kekayaan Intelektual. Jakarta: Majalah Info, 2007.

[21] H. Prasetyo, “Pembaharuan Hukum Perjanjian,” Jurnal Pembaharuan Hukum, 2017.

[22] H. Shubhan, Hukum Kepailitan: Prinsip, Norma, dan Praktik di Peradilan. Jakarta: Prenada Media Group, 2008.

[23] I. Hariyani, Membangun Gurita Bisnis Franchise. Yogyakarta: Pustaka Yustisia, 2011.

[24] I. Setiawan and S. Fitrianggraeni, “Pelindungan Hukum Bagi Franchisee Dalam Perjanjian Waralaba Yang Tidak Terdaftar (Studi Putusan Nomor 3/Pdt.G.S/2023/ PN.JKT.UTR),” Lex Patrimonium, vol. 3, no. 2, Dec. 2024.

[25] I. S. Tunggal, Sukses Melalui Waralaba. Jakarta: Harvarindo, 2005.

[26] Indonesia, Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

[27] Indonesia, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

[28] Indonesia, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 122 Tahun 2023 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang, 2023.

[29] Indonesia, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 213 Tahun 2020 tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang, 2020.

[30] Indonesia, Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Waralaba, 2019.

[31] Indonesia, Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2024 tentang Waralaba, 2024.

[32] Indonesia, *Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik*, 2008.

[33] Indonesia, *Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 Tentang Jabatan Notaris*, 2014.

[34] Indonesia, *Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 Tentang Jabatan Notaris*, 2004.

[35] Indonesia, *Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan PKPU Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU)*, 2004.

[36] Ishaq, Dasar-Dasar Ilmu Hukum. Jakarta: Sinar Grafika, 2009.

[37] J. Huizink, Insolventie. Jakarta: Pusat Studi Hukum dan Ekonomi Fakultas Hukum Universitas Indonesia, 2004.

[38] J. Ibrahim, Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif, 6th ed. Malang: Bayumedia Publishing, 2012.

[39] J. Sumardi, Aspek-Aspek Hukum Franchise dan Perusahaan Transnasional. Bandung: PT Citra Aditya Bakti, 1995.

[40] M. A. Lestari, “Perlindungan Hukum Bagi Penerima Waralaba Asing Di Indonesia,” Jurnal Mitra Pembangunan Hukum, pp. 148–163, 2016.

[41] M. D. Badrulzaman, Aneka Hukum Bisnis. Bandung: Alumni, 1994.

[42] M. Fajar and Y. Achmad, Dualisme Penelitian Hukum Normatif dan Empiris. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010.

[43] M. H. Aneboa, Perjanjian Franchise (Waralaba). Surabaya: Scopindo Media Pustaka, 2020.

[44] Martin and Medelson, Franchising: Petunjuk Praktis Bagi Franchisor dan Franchisee. Jakarta: IPPM, 1996.

[45] N. I. Muliasari, “Tinjauan Hukum Tentang Waralaba Pada Upnormal Coffee Roasters Di Kota Makassar,” Tesis, Universitas Hassanuddin, Makassar, 2022.

[46] N. N. P. Y. Udayani, “Perlindungan Hukum Bagi Penerima Waralaba Dalam Perjanjian Waralaba,” Tesis, Universitas Airlangga, Surabaya, 2008.

[47] P. L. S. Sewu, Aspek Hukum Dalam Membangun Pola Bisnis Waralaba (Franchise). Bandung: CV. Mandar Maju, 2020.

[48] P. M. Marzuki, Penelitian Hukum. Jakarta: Penerbit Kencana, 2007.

[49] P. M. Marzuki, Penelitian Hukum. Jakarta: Prenada Media Grup, 2008.

[50] P. Partik, Dasar-Dasar Hukum Perikatan. Bandung: CV. Mandar Maju, 1984.

[51] R. A. Rahajeng, “Akta Otentik Sebagai Perlindungan Hukum Dalam Perjanjian Waralaba (Franchise),” Tesis, Universitas Indonesia, Depok, 2005.

[52] R. I. G. Wijaya, Merancang Suatu Kontrak (Contract drafting Teori dan Praktek). Jakarta: Kesaint Blanc, 2002.

[53] R. J. Tanjung and N. S. Imaniyati, “Konsep HKI dan Royalti dalam Pajak Usaha Waralaba,” Jurnal Impresi Indonesia, vol. 1, no. 6, Jun. 2022.

[54] R. Khairany, “Franchise dan Kaitannya Sebagai Sarana Ahli Teknologi: Suatu Tinjauan Hukum,” Jurnal Hukum Fakultas Hukum UII, vol. 4, no. 07, 1997.

[55] R. P. Al-Qarano, “Asas Proporsionalitas Kontrak Standar pada Perjanjian Waralaba,” Glosains: Jurnal Sains Global Indonesia, vol. 2, no. 1, Jul. 2021.

[56] S. HS, Pengantar Hukum Perdata Tertulis (BW). Jakarta: Sinar Grafika, 2008.

[57] S. HS, Perkembangan Hukum Kontrak di Luar KUHperdata. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2007.

[58] S. Lubis, Filsafat Ilmu dan Penelitian. Bandung: Mandar Maju, 1994.

[59] S. Nurhadi and N. R. Nugraha, “Cidera Janji (Wanprestasi) dalam Perjanjian Fidusia,” Jurnal Al-Wasath, vol. 2, no. 2, pp. 200–215, Mar. 2021.

[60] S. Rahardjo, Hukum dan Masyarakat. Bandung: Angkasa, 1980.

[61] S. Rahardjo, Ilmu Hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti, 2000.

[62] S. Rahardjo, Permasalahan Hukum di Indonesia. Bandung: Alumni, 1978.

[63] S. R. Subekti, Hukum Perjanjian. Jakarta: Intermasa, 2005.

[64] S. Soekanto, S. Soerjono, and S. Mamudji, Penelitian Hukum Normatif Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2003.

[65] S. Susi, “Perlindungan Hukum Perjanjian Kerjasama Franchise Primagama Bila Terjadi Wanprestasi,” Tesis, Universitas Jayabaya, Jakarta, 2019.

[66] Setiawan, Aneka Masalah Hukum dan Hukum Acara Perdata. Bandung: PT. Alumni, 1992.

[67] Subekti, Hukum Perjanjian. Jakarta: PT. Intermasa, 1987.

[68] Sudarsono, Kamus Hukum. Jakarta: Rineka Cipta, 2007.

[69] Susanti and Wijaya, Hukum Bisnis di Indonesia: Teori dan Praktik. Jakarta: Sinar Grafika, 2024.

[70] T. Guritno, Kamus Ekonomi Bisnis Perbankan. Yogyakarta: Gajah Mada University Press, 1992.

[71] T. KRMT, Pokok-Pokok Hukum Perjanjian Beserta Perkembangannya. Yogyakarta: Liberty, 1985.

[72] T. Siambaton, “Beberapa Aspek Hukum Franchise Format Bisnis di Medan,” Tesis, Universitas Sumatera Utara, Medan, [n.d.].

[73] W. Herlambang, Praktik Hukum Waralaba Di Indonesia. Bandung: UNISRI Press, 2018.

[74] Winardi, Kamus Indonesia: Inggris-Indonesia. Bandung: Mandar Maju, 1992.

[75] Yahman, Karakteristik Wanprestasi dan Tindak Pidana Penipuan. Jakarta: Prenada Media Group, 2014.

[76] Y. M. Harahap, Segi-Segi Hukum Perjanjian. Bandung: Alumni, 1986.

[77] Y. Y. Sirait, “Perlindungan Hukum Terhadap Franchisee Dalam Perjanjian Franchise,” Tesis, Universitas Indonesia, Depok, 2003.

Downloads

Published

24-01-2026

How to Cite

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PENERIMA WARALABA AKIBAT WANPRESTASI YANG DILAKUKAN PEMBERI WARALABA DALAM PERJANJIAN WARALABA. (2026). Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 3(1), 1038-1050. https://doi.org/10.71282/jurmie.v3i1.1611

Similar Articles

1-10 of 137

You may also start an advanced similarity search for this article.