PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PERSPEKTIF  DIALOG, TOLERANSI  DAN KERUKUNAN ANTARUMAT BERAGAMA DI  INDONESIA

Authors

  • Musyarofah UIN Syiber Syekh Nurjati Cirebon Author

DOI:

https://doi.org/10.71282/at-taklim.v3i5.2065

Keywords:

Pendidikan Agama Islam, dialog, toleransi, kerukunan antar umat beragama.

Abstract

Artikel ini membahas peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membangun dialog, toleransi, dan kerukunan antar umat beragama di Indonesia. Indonesia adalah negara dengan populasi yang beragam secara agama, dan keragaman ini memerlukan upaya serius dalam membangun hubungan harmonis antarumat beragama. Meskipun zaman sekarang didominasi oleh multikulturalisme dan pluralisme, tingginya pluralitas di Indonesia juga membuka kemungkinan terjadinya konflik antara umat beragama. Konflik tersebut dapat berdampak luas, termasuk kerusuhan sosial, gejolak multikultural, dan permusuhan berbasis ras, etnis, dan agama. Artikel ini menekankan pentingnya memperkuat pemahaman dan toleransi antaragama, serta mempromosikan dialog yang saling menghargai. Dialog dianggap sebagai jembatan untuk mencegah konflik antarumat beragama. Pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membangun kerukunan umat beragama melalui peningkatan semangat solidaritas, pluralisme, dan nasionalisme. Penulis juga menggarisbawahi pentingnya karakteristik PAI yang mencakup tidak hanya pemahaman ajaran Islam, tetapi juga penerapan ajaran tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Artikel ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan mengumpulkan data dari buku-buku sebagai sumber utama. Analisis data tertulis dilakukan untuk menjawab masalah penelitian yang diangkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dialog, toleransi, dan kerukunan antarumat beragama adalah elemen penting dalam membangun hubungan harmonis di Indonesia. Pendidikan agama Islam memiliki peran yang signifikan dalam membentuk karakter peserta didik, memupuk keragaman, dan mendorong sikap toleransi terhadap agama lain.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aat Syafaat dkk. Peranan pendidikan agama Islam : Dalam mencegah kenakalan remaja. Jakarta: Rajawalil Pers, 2008.

Anwar, Moh Khoiril. «Dialog Antar Umat Beragama di Indonesia: Perspektif A. Mukti Ali». Jurnal Dakwah 19, fasc. 1 (2018): 89–107.

Araniri, Nuruddin. «PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENANAMKAN SIKAP KEBERAGAMAAN YANG TOLERAN». Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam 6, fasc. 1, March (31 marzo 2020): 54–65. https://doi.org/10.31943/jurnal_risalah.v6i1.

Aunur Rofiq. Tafsir resolusi Konflik. Malang: UIN-Maliki Press, 2011.

Azra, Azyumardi. Pendidikan Islam: tradisi dan modernisasi menuju milenium baru. Cet. 1. Ciputat: Logos Wacana Ilmu, 1999.

Baharun, Hasan, Mohammad Bahrul Ulum, e Ainun Najib Azhari. «Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Ngejot: Konsep Edukasi Dalam Membangun Keharmonisan Dan Kerukunan Antarumat Beragama Berbasis Kearifan Lokal». FENOMENA 10, fasc. 1 (1 giugno 2018): 1–26. https://doi.org/10.21093/fj.v10i1.1006.

Burhanuddin Daya. Agama dialogis merenda dialektika idealita hubungan antar agama. Yogyakarta: Mataram - Minang Lintas Budaya, 2004.

Dm, Herman, e Mohamad Rijal. «Pembinaaan Toleransi Antar Umat Beragama Perspektif Pendidikan Agama Islam Bagi Remaja Kota Kendari». Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian 13, fasc. 2 (30 novembre 2018): 224–39. https://doi.org/10.31332/ai.v13i2.1051.

Firdaus, Raudlatul. «Educational Philosophy in Islam in The Curriculum Design of Integrated Islamic Education in Malaysia». HIKMATUNA: Journal for Integrative Islamic Studies 5, fasc. 1 (26 giugno 2019): 1–14. https://doi.org/10.28918/hikmatuna.v5i1.1855.

HAMDIE, M. Ilham Masykuri. Pluralisme agama menuju dialog antar agama : telaah dimensi sufistik pemikiran Nurcholish Madjid /M.Ilham Masykuri Hamdie. PT. LKiS Pelangi Aksara, 2006.

Indonesia, e Pusat Bahasa (Indonesia), a c. di. Kamus besar bahasa Indonesia Pusat Bahasa. Ed. 4. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2008.

M. Ainul Yaqin. Pendidikan Multikultural. Cross Cultural Understanding Untuk Demokrasi dan Keadilan. Yogyakarta: Pilar Media, 2005.

Machasin, a c. di. Pluralisme, konflik, dan pendidikan agama di Indonesia. Cet. 1. Yogyakarta: Institut DIAN/Interfidei, 2001.

Mayasaroh, Kiki. «TOLERANSI STRATEGI DALAM MEMBANGUN KERUKUNAN ANTARUMAT BERAGAMA DI INDONESIA». Al-Afkar, Journal For Islamic Studies, 29 gennaio 2020, 77–88. https://doi.org/10.31943/afkar_journal.v3i1.

Wijaya Mulya, Teguh, Anindito Aditomo, e Anne Suryani. «On being a religiously tolerant Muslim: discursive contestations among pre-service teachers in contemporary Indonesia». British Journal of Religious Education 44, fasc. 1 (2 gennaio 2022): 66–79. https://doi.org/10.1080/01416200.2021.1917338.

Yahya, Ahmad Syarif. Ngaji toleransi. Jakarta: PT Elex Media Komputindo, 2017.

Zahra, Novina Sabila, e Andi Ramdhan Al-Qadri. «Konsep Toleransi Beragama Pada Remaja Suku Bugis Makassar». Jurnal Psikologi Islam Dan Budaya 5, fasc. 1 (17 maggio 2022): 23–34. https://doi.org/10.15575/jpib.v5i1.12330.

Zakiah Daradjat. Ilmu pendidikan Islam. Cetakan ke 3. Jakarta: PT Bumi Aksara, 1996.

Downloads

Published

02-06-2026

How to Cite

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PERSPEKTIF  DIALOG, TOLERANSI  DAN KERUKUNAN ANTARUMAT BERAGAMA DI  INDONESIA. (2026). AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin, 3(6), 1-16. https://doi.org/10.71282/at-taklim.v3i5.2065

Similar Articles

71-80 of 325

You may also start an advanced similarity search for this article.