STATEGI PENGEMBANGAN USAHA TERNAK SAPI POTONG RAKYAT DI KECAMATAN AIR HITAM KABUPATEN SAROLANGUN
DOI:
https://doi.org/10.71282/jurmie.v3i1.1521Keywords:
Strategi pengembangan, Internal dan Eksternal, IFE, EFE, QSPMAbstract
Usaha peternakan sapi potong memegang peran penting dalam memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan kekuatan kelemahan lanjut peluang dan ancaman strategi pengembangan usaha ternak sapi potong rakyat di Kecamatan Air Hitam Kabupaten Sarolangun. Penelitian ini di laksanakan di Kecamatan Air Hitam pada tanggal 12 September 2025 sampai 12 Oktober 2025. Metode yang di gunakan yaitu metode survei. Data yang di gunakan Adalah data primer dan data sekunder. Pengambilan responden menggunakan metode sampling yang di ambil secara acak sebanyak 58 peternak. Hasil analisis matriks IFE yaitu total skor bobot IFE yang diperoleh dari nilai faktor kekuatan sebesar 1,92 dan total nilai kelemahan sebesar 1,46. Maka, total skor IFE (Internal Factor Evaluation) sebesar 3,38. Hasil perhitungan menunjukan bahwa responden peternak sapi di Kecamatan Air Hitam dalam mengatasi mampu mengatasi kelemahan dan memanfaatkan kekuatan yang ada, sehigga faktor internal pengembangan usaha ternak sapi potong rakyat di Kecamatan Air Hitam berada dalam katagori kuat, analisis EFE (Eksternal Faktor Evaluation) sebesar 3,55. Pengembangan usaha ternak sapi potong rakyat di Kecamatan Air Hitam berada pada sel I yang berarti bertumbuh dan membangun, stategi yang dapat di terapkan yaitu stategi intensif. Hasil perhitungan menunjukan bahwa responden peternak sapi di Kecamatan Air Hitam mampu memanfaatkan peluang dan menghadapi ancaman yang ada, sehingga termasuk katagori kuat. Berdasarkan matriks analisis SWOT strategi yang dapat di terapkan yaitu cara SO Menggunakan sistem semi-intensif yang efisien, serta memanfaatkan lahan perkebunan sawit sebagai sumber pakan hijauan, untuk memenuhi kebutuhan pakan, analisis QSPM menunjukan bahwa dari 8 alternatif stategi nilai yang paling tinggi Adalah 6,61.
Downloads
References
Atikah, N., & Moeliono, N. N. K. (2021). Analisis strategi pemasaran menggunakan metode swot Dan qspm (Studi kasus: Restoran ramen aboy). Jurnal Mebis, 6(1).
Hasan, S., Pomalingo, N., & Bahri, S. (2018). Pendekatan dan strategi pengembangan sistem pertanian terintegrasi ternak-tanaman menuju ketahanan pangan nasional. Integrated Farming System, 1-9.
Rangkuti, F. (2015). Personal SWOT analysis. Gramedia Pustaka Utama.
Rangkuti, F. (2018). Measuring Customer Satisfaction Teknik Mengukur Strat. Meningk. Kep. Plg. Gramedia Pustaka Utama.
Setiawan, B. D., Arfa’i, A. I., & Nur, Y. S. (2019). Evaluasi sistem manajemen usaha pembibitan sapi bali terintegrasi dengan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat. Jurnal ilmiah Peternakan terpadu, 7(3), 276-286.
Siahaan, D., & Prasetyo, E. (2011). Perbaikan Metode Pemeringkatan Spesifikasi kebutuhan Berdasarkan Perkiraan Keuntungan dan Nilai Proyek dengan Mengurangi Perbandingan Berpasangan. Jurnal Ilmiah Kursor, 6(2).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Trido Utomo, Fatati, Sri Novianti (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










